Indonesia Prihatin Gejolak Politik di Mesir

Written By prayudi syamsa on Kamis, 04 Juli 2013 | 11.38

Jakarta (Antara) - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyampaikan keprihatinan atas gejolak politik yang akhirnya menggulingkan pemerintahan Presiden Mohammad Morsi di Mesir.

"Selama ini Pemerintah Indonesia telah mengharapkan agar proses transisi demokrasi di Mesir dapat berjalan dengan baik, tertib dan damai," katanya dalam pernyataan tertulis kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Rabu malam waktu setempat (Kamis dini hari WIB), Panglima Angkatan Bersenjata Mesir, Jenderal Abdel Fatah Al Sisi, secara resmi mengumumkan peta jalan bagi masa depan Mesir sekaligus melengserkan Presiden Morsi dan menetapkan Ketua Mahkamah Konstitusi untuk melaksanakan tugas-tugas presiden.

Menurut Menlu Marty, selama ini Indonesia senantiasa mengharapkan agar proses demokratisasi di negara Timur Tengah itu berjalan dengan lancar dan baik.

"Kiranya situasi di Mesir dapat segera pulih dan proses demokratisasi sesuai keinginan dan harapan bangsa dan rakyat Mesir akan terus bergulir," kata Marty.

Terkait perlindungan warga negara Indonesia di Mesir, Menlu menyampaikan imbauan agar warga negara Indonesia senantiasa mematuhi hukum dan ketentuan setempat, menghindari tempat pengumpulan massa dan tidak melibatkan diri dalam masalah dalam negeri Mesir.

"Kami telah menginstruksikan KBRI di Kairo untuk senantiasa siap memberikan bantuan dan perlindungan yang diperlukan warga negara Indonesia," tegasnya.

Pengumuman peta jalan bagi rakyat Mesir dihadiri oleh Syeikh Agung Al Azhar Prof Dr Ahmed Al Tayeb, Pemimpin Gereja Koptik Baba Tawadrous II dan tokoh Oposisi Mohamed Elbaredai dan kalangan tokoh termasuk pemuda.

Meskipun telah dimakzulkan, presiden terguling Mohamed Morsi menolak pelengseran dirinya sebagai kepala negara Mesir dan menyatakan akan tetap mempertahankan keabsahannya.

Morsi yang dilengserkan setelah setahun menjabat presiden itu tetap meminta militer dan kepolisian untuk melindungi seluruh rakyat dan menjaga stabilitas keamanan.

Setelah ditunjuk sebagai penjabat presiden, Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir dijadwalkan diambil sumpah jabatan pada Kamis (4/7) di depan Majelis Mahkamah Konstitusi.(rr)


Anda sedang membaca artikel tentang

Indonesia Prihatin Gejolak Politik di Mesir

Dengan url

http://hukumseo.blogspot.com/2013/07/indonesia-prihatin-gejolak-politik-di.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Indonesia Prihatin Gejolak Politik di Mesir

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Indonesia Prihatin Gejolak Politik di Mesir

sebagai sumbernya

0 komentar:

Poskan Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger